Gilang Ramadan Bangun Museum Tetabuhan Nusantara

  • Gilang Ramadan Bangun Museum Tetabuhan Nusantara
  • Gilang Ramadan Bangun Museum Tetabuhan Nusantara
Selebritis

DENPASAR Musisi Gilang Ramadhan menggagas Museum Tetabuhan Nusantara guna melestarikan tradisi dan budaya Indonesia. Museum tersebut akan didirikan di Pulau Dewata.

"Tetabuhan (musik tradisional) itu dinilai sangat penting untuk dilestarikan sebagai proteksi negara dan ciri khas Indonesia," ujar Gilang Ramadhan di Denpasar, Rabu (11/1/2016).

Pria kelahiran Bandung 54 tahun yang silam itu kini sedang memilih lokasi pembangunan museum tersebut, yang membutuhkan lahan sekira 5-10 hektare. Museum yang akan dibangun sedemikian rupa itu akan mengoleksi ribuan jenis musik tradisional dari seluruh daerah di Nusantara.

Ia mengharapkan dalam mewujudkan museum yang unik dan menarik itu ada peran serta dan dukungan dari seluruh provinsi di Indonesia, terutama dalam pemeliharaannya.

Selain itu dia juga mengharapkan, museum tersebut mampu menjadi wahana pariwisata Indonesia, sekaligus menambah daya tarik Bali bagi wisatawan mancanegara.

Museum Tetabuhan tersebut nantinya juga diharapkan menjadi pusat pendidikan instrumen musik nusantara pertama dan terlengkap di Indonesia. "Hal itu merupakan impian saya atas kecintaan terhadap dunia musik untuk mempertahankan budaya dan warisan leluhur orang Indonesia," ujar Gilang Ramadhan.

Ia menjelaskan, gagasannya itu pernah disampaikan kepada sejumlah menteri, termasuk kepada Presiden Jokowi Widodo ketika masih menjadi Gubenur DKI Jakarta. Untuk itu pihaknya akan merancang Festival Tetabuhan secara berkesinambungan setiap tahunnya untuk memperkenalkan ciri khas musik Indonesia.

Sementara itu, pihaknya memperkenalkan musik Indonesia ke luar negeri dengan nama rhythm sawah. "Nama itu, terinspirasi dari makanan pokok orang Indonesia yakni beras yang berasal dari padi yang ditanam di sawah," ujar Gilang Ramadhan.




Warta Sejenis

memuat...

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!